Nama Simplisia

1. Nama simplisia : Agerati Herba (herba bandotan), Agerati Radix (akar bandotan)
(1)
2. Nama tanaman : Ageratum conyzoides (bandotan) (1)
3. deskripsi tanaman : Bandotan tergolong ke dalam tumbuhan terna semusim, tumbuh
tegak atau bagian bawahnya berbaring, tingginya sekitar 30-90 cm, dan bercabang. Batang bulat berambut panjang, jika menyentuh tanah akan mengeluarkan akar. Daun bertangkai, letaknya saling berhadapan dan bersilang (compositae), helaian daun bulat telur dengan pangkal membulat dan ujung runcing, tepi bergerigi, panjang 1-10 cm, lebar 0,5-6 cm, kedua permukaan daun berambut panjang dengan kelenjar yang terletak di permukaan bawah daun, warnanya hijau. Bunga majemuk berkumpul 3 atau lebih, berbentuk malai rata yang keluar dari ujung tangkai, warnanya putih. Panjang bonggol bunga 6-8 mm, dengan tangkai yang berambut. Buahnya berwarna hitam dan bentuknya kecil. (1,2)
4. Habitat : Daerah distribusi, Habitat dan Budidaya Bandotan dapat
diperbanyak dengan biji. Bandotan berasal dari Amerika tropis. Di Indonesia, bandotan merupakan tumbuhan liar dan lebih dikenal sebagai tumbuhan pengganggu (gulma) di kebun dan di ladang. Tumbuhan ini, dapat ditemukan juga di pekarangan rumah, tepi jalan, tanggul, dan sekitar saluran air pada ketinggian 1-2.100 m di atas permukaan laut (dpl). Jika daunnya telah layu dan membusuk, tumbuhan ini akan mengeluarkan bau tidak enak.(1)
5. Nama lain tanaman : A. ciliare Lour. (non Linn), A. cordifolium Roxb. (1) Ageratum
latifolium, ageratum cordifolium, ageratum album, ageratum
odoratum (2)
6. Nama dareah : Sumatera: bandotan, daun tombak, siangit, tombak jantan,
siangik kahwa, rumput tahi ayam. Jawa: babadotan, b. leutik, babandotan, b. beureum, b. hejo, jukut bau, ki bau, bandotan, berokan, wedusan, dus wedusan, dus bedusan, tempuyak. Sulawesi: dawet, lawet, rukut manooe, rukut weru, sopi. (1)
7. Nama asing : Sheng hong ji (C), bulak manok (Tag.), ajganda, sahadevi (IP),
Billy goat weed, white weed, bastard agrimony (I), celestine, eupatoire bleue (1), Billy goat weed, goat weed, ramput tahi ayam, tropical whiteweed, sereno, erva de Sao Joao, white weed, Chick weed, cúrt lo’n. floss flower, chuva, baume, bouton, menstrasto, bulak manok .(2)
8. Kandungan kimia : Herba bandotan mengandung asam amino, organacid, pectic
substance, minyak asiri kumarin, ageratochromene, friedelin, ß-sitosterol, stigmasterol, tanin, sulfur, dan potassium chlorida. Akar bandotan mengandung minyak asiri, alkaloid, dan kumarin (1)
β- sitosterol stigmasterol pirolidin alkaloid
9. Efek farmakologi : memberikan efek anti-inflamasi dan aktivitas antioksidan pada
fraksi flavonoidnya.(2) Herba ini rasanya sedikit pahit, pedas, dan
sifatnya netral. Bandotan berkhasiat stimulan, tonik, pereda demam (antipiretik), antitoksik, menghilangkan pembengkakan, menghentikan perdarahan (hemostatis), peluruh haid (emenagog), peluruh kencing (diuretik), dan pelumuh kentut (kaiminatit). Daun bandotan dapat digunakan pula sebagai insektisida nabati. Selain Ageratum conyzoide.s L., terdapat bandotan varietas lain yang mempunyai khasiat yang sama, yaitu Ageratum haoustonianum Mill. Ekstrak daun bandotan (5% dan 10%) dapat memperpanjang siklus birahi dan memperlambat perkembangan folikel mencit betina (virgin dan non virgin). Namun, tidak berefek pada uterus, vagina, dan liver. Setelah masa pemulihan, siklus birahi dan perkembangan folikel kembali normal. Tidak ada perbedaan efek antara mencit virgin dan non virgin selama perlakuan (Yuni Ahda, JF FMIPA UNAND, – 1993). Ekstrak daun bandotan dalam minyak kelapa dosis 20% tidak memberikan efek penyembuhan luka. Namun, pada dosis 40% dan 80% dapat menyembuhkan luka secara nyata sesuai dengan peningkatan dosis. Bahkan, efek penyembuhan luka pada dosis 80% tidak berbeda nyata dengan yodium povidon 10% (Eliza Magdalena, JF FMIPA UI, 1993).(1)
10. Indikasi : Herba bandotan berkhasiat untuk pengobatan: demam,malaria,
sakit tenggorok, radang paru (pneumonia), radang telinga tengah (otitis media), perdarahan, seperti perdarahan rahim, luka berdarah, dan mimisan, diare, disentri, mulas (kolik), muntah, perut kembung, keseleo, pegal linu, mencegah kehamilan, badan lelah sehabis bekerja berat, produksi air seni sedikit, tumor rahim, dan perawatan rambut. Akar berkhasiat untuk mengatasi :demam.(1)
11. Kontra indikasi : wanita hamil
12. Peringatan : tidak diberikan pada wanita hamil
13. Efek samping :
14. Interaksi :
15. Toksisitas : Ekstrak etanol daun bandotan dan ekstrak kering rimpang temu
kunci dengan dosis 0,5; 1 dan 2 g/kg bb memberikan efek anti inflamasi. (4)

16. Penyiapan dan dosis : Untuk obat yang diminum, rebus 15 – 30 g herba kering atau
30-60 herba segar. Cara lain tumbuk herba segar, lalu peras dan air perasannya diminum. Untuk pemakaian luar, tumbuk herba segar sampai halus. Selanjutnya, campurkan minyak sayur sedikit dan aduk sampai rata, lalu bubuhkan pada luka yang masih baru, bisul, eksim, dan penyakit kulit lainnya (seperti kusta/lepra). Cara lain, giling herba kering menjadi serbuk, lalu tiupkan ke kerongkongan penderita yang sakit tenggorokan. Selain itu, daun segar dapat diseduh dan air seduhannya dapat digunakan untuk membilas mata, sakit perut, dan mencuci luka.(1)

Daftar pustaka
1. Tanaman obat Indonesia :bandotan
http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?mnu=2&id=203 diakses pada tanggal 23 okt 2012

2. Tropilab® inc : billy goat weed
http://www.tropilab.com/billy-goat.html diakses pada tanggal 23 okt 2012

3. CAS,chemnet : beta sitosterol & stigmasterol
http://www.chemnet.com/cas/supplier.cgi?terms=sitosterol&l=my&exact=dict&f=plist&mark=&submit.x=0&submit.y=0&submit=search diakses pada tanggal 23 okt 2012

4. Uji efek anti radang daun bandotan (Ageratum conyzoides Linn.) dan rimpang temu kunci (Kaempferia pandurata Roxb.) pada tikus putih galur wistar
http://bahan-alam.fa.itb.ac.id diakses pada tanggal 23 okt 2012

TUGAS FITOMEDISIN
FAKULTAS FARMASI
UNIVERSITAS HASANUDDIN

Ageratum conyzoides
(Bandotan)

Oleh :
NAMA : Nur Irjawati S. Kawang
NIM :N111 10 105
Kelas : –A-

MAKASSAR
2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s